Kajian Dampak Lingkungan terhadap Kegiatan Produksi Beton Readymix

(Studi Kasus: PT Adhimix RMC Indonesia Plant Sentul, Bogor)

  • Rahyono Permana Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Rulhendri Rulhendri Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Alimuddin Alimuddin Universitas Ibn Khaldun Bogor
Keywords: environmental impact, production stage, ready mix concrete

Abstract

ABSTRAK

Keberadaan suatu industri di suatu daerah merupakan salah satu upaya manusia dalam meningkatkan kualitas hidup. Salah satu tujuan dari kegiatan industri diantaranya untuk memperluas lapangan kerja, menunjang pemerataan pembangunan, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan produksi suatu industri tentunya menimbulkan dampak lingkungan dan sosial bagi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari kegiatan produksi dan cara meminimalisir dampak negatif dari kegiatan PT Adhimix RMC Indonesia Plant Sentul. Metode yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan pelingkupan. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan dan wawancara menggunakan kuesioner. Dampak yang timbul pada kegiatan produksi beton readymix di PT Adhimix RMC Indonesia Plant Sentul adalah berupa penurunan kualitas udara ambien dan ruang kerja, peningkatan kebisingan, peningkatan beban bahan pencemar pada badan air penerima, penurunan nilai estetika, gangguan kesehatan dan keselamatan kerja, serta perubahan persepsi masyarakat. Hal – hal yang dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif yang terjadi adalah membuat pembatas fisik area batching plant, sehingga dapat meminimalkan penyebaran polutan yang berasal dari lokasi kegiatan ke lingkungan luar, penyiraman secara rutin di area kerja dan pintu gerbang, melakukan perbaikan dan perawatan peralatan yang menimbulkan kebisingan berlebihan, limbah cair dari proses produksi dialirkan ke kolam pengendapan dan selanjutnya digunakan kembali dalam proses produksi, limbah padat domestik dikumpulkan dan selanjutnya diangkut ke TPA oleh pihak ketiga, para pekerja wajib menggunakan alat pelindung diri, dan mengadakan kegiatan sosial yang bekerjasama dengan aparat setempat dan masyarakat sekitar

Kata kunci: dampak lingkungan, tahap produksi, beton readymix

 ABSTRACT

The existence of industry in area is one of human efforts in improving the quality of life. Some of the goals of industrial activities is to expand employment opportunities, support equitable development, increase income and community welfare. The production activities of an industry certainly have environmental and social impacts on society. The purpose of this study was to determine the impact of production activities and how to minimize the negative impact of the activities of PT Adhimix RMC Indonesia Plant Sentul. The method used is the method of observation, interviews, and scoping. Data was collected by direct observation in the field and interviews using a questionnaire. The impacts that arise on readymix concrete production activities at PT Adhimix RMC Indonesia Plant Sentul are in the form of a decrease in ambient air quality and work space, increased noise, increased pollutant load on receiving water bodies, decreased aesthetic value, health and safety disturbances, and changes in public perception. Things that are done to minimize the negative impacts that occur are making physical barriers to the batching plant area, so as to minimize the spread of pollutants from the activity location to the outside environment, watering in the work area and gates regularly, repairing and maintaining equipment that causes excessive noise, liquid waste from the production process is channeled into a settling pond and then reused in the production process, domestic solid waste is collected and then transported to a landfill by a third parties, workers are required to use personal protective equipment, and conduct social activities in collaboration with local officials and the surrounding community

Keywords: environmental impact, production stage, ready mix concrete

References

Arsyad, L. (1992). Pembangunan Ekonomi, Edisi 2. Yogyakarta: STIE YKPN

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor, (2020).Kecamatan Babakan Madang Dalam Angka 2020. Kabupaten Bogor: Badan Pusat Statistik

Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 19Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bogor Tahun 2005-2025. Kabupaten Bogor: Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.

Chiras, D. & Reganold, J. P. (2005). Natural Resource Conservation, dalam Wiryono (peny.). 2013. Pengantar Ilmu Lingkungan. Pertelon Media. Bengkulu.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 48 Tahun 1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan, Jakarta.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor. 5 Tahun 2014 Lampiran XLVII, Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan/ atau Kegiatan yang Belum Memiliki Baku Mutu Air Limbah yang Ditetapkan, Jakarta.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 112 Tahun 2003 tentang Baku Mutu Limbah Domestik. Jakarta.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014 Lampiran XLVII tentang Baku Mutu Air Limbah. Jakarta

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 68 Tahun 2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik. Jakarta.

Masri, R. M. (2016). Evaluasi AMDAL Pembangunan Gedung 10 Lantai Di Pusat Kota Bandung. Prosiding Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

Wahid, A., dkk. (2014). Efektivitas Pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) Pertambangan Batubara PT. Adaro Indonesia Di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Prosiding Universitas Padjadjaran Bandung

Published
2021-11-27